Jalur Kereta Api NIS/PJKA Ngabean - Palbapang - Sewugalur (1895-1943-1976)

Jalur kereta api Ngabean - Sewugalur merupakan jalur kereta api di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang menghubungkan antara stasiun Ngabean di Kota Yogyakarta sampai Stasiun Sewugalur di Kabupaten Kulonprogo. Jalur ini dibangun oleh NIS pada tahun 1895 dari Ngabean sampai Srandakan dilanjutkan pada tahun 1915 dari Srandakan ke Sewugalur,  dengan lebar rel standard gauge (1432 mm). Pada tahun 1943, petak Palbapang sampai sewugalur dibongkar oleh Pemerintah Jepang untuk pembangunan jalur kereta di Burma/Myanmar. Sedangkan petak dari Ngabean sampai Palbapang di-regauge ke Cape Gauge (1067 mm) dan bertahan pengoperasiannya sampai tahun 70-an sebelum akhirnya ditutup oleh PJKA karena minim okupansi. 

Stasiun Ngabean



Selain untuk angkutan penumpang, Jalur ini juga menghubungkan ke beberapa pabrik gula untuk pengangkutan komoditas gula seperti PG. Madukismo/Padokan, PG Bantul dan PG Sewugalur. Saat ini di sepanjang petak Palbapang ke arah Galur sudah tidak ada sarana perkeretaapian yang masih bisa dilihat kecuali Jembatan kereta Sungai Progo di Srandakan. Sedangkan di petak Ngabean - Palbapang sebagian besar sarana masih bisa dilihat diantaranya beberapa sinyal di Ngampilan, tiang telegraf di sepanjang jalan Bantul dan rel yang masih nampak timbul tenggelam mulai dari Stasiun Ngabean sampai Palbapang. Bangunan stasiun yang masih utuh dan terawat antara lain Stasiun Ngabean, Winongo, Bantul, Palbapang, dan replika Stasiun Dongkelan yang bangunan aslinya terbakar habis di tahun 80-an.

Info lebih lanjut
1. http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbyogyakarta/2013/08/22/sejarah-jalur-trem-yogyakarta-brosot-1895-1976/
2. https://dolanwae.wordpress.com/2010/05/11/jogja-bantul/
3. http://id.wikipedia.org/wiki/Jalur_kereta_api_Yogyakarta-Palbapang
4. http://nasional.kompas.com/read/2010/10/02/15321023/Jejak.Kejayaan.Kereta.Api.di.Yogyakarta
5. Kompas Cetak, 10 April 2015

Komentar

  1. kalo boleh nambahin, ada Halte Mangiran juga mas.. lokasinya di timur laut pasar Mangiran.. memang sih sisa-sisanya sudah nggak terlihat.. kebetulan saya dari sekitar situ dan kemaren sempet ngobrol tentang kereta dengan salah satu sesepuh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang dimaksud mungkin adalah stasiun/halte srandakan, catatan reisgids tidak menginformasikan adanya halte tsb

      Hapus
  2. di sapuangin juga ada emplasemen

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer